Providing International Music Standard

Beda Kursus Musik dan Sekolah Musik

Home Page // Artikel Pendidikan // Beda Kursus Musik dan Sekolah Musik

posted by | on Artikel Pendidikan |

kursus vs sekolah musik

Seiring dengan perkembangan industri musik yang makin pesat, maka makin marak kursus musik di berbagai kota metropolitan, khususnya Jakarta. Musik memang sudah menjadi bagian dari hidup manusia dan tidak dapat dipisahkan.  Musik konon memberikan efek yang bagus terhadap keseimbangan otak kanan dan kiri.  Dengan musik, diyakini anak menjadi lebih pintar dan mudah bergaul. Ingat kepada Mozart efek?

Namun Anda jangan keliru. Sekolah musik tidaklah sama dengan kursus musik. Mungkin kita banyak menemukan spanduk atau baliho tentang suatu tempat yang menamakan diri mereka sekolah musik sementara kapasitasnya hanyalah sebatas kursus musik saja. Mungkin perbedaan antara sekolah musik dan kursus musik di bawah ini bisa membantu Anda.

1. Sekolah musik mempunyai ujian yang berjenjang sedangkan kursus musik tidak.
Sekolah musik mempunyai ujian yang berjenjang dan sudah pasti. Pada tiap ujian ada requirements atau apa yang diujikan. Sedangkan kursus musik biasanya hanya mengajarkan anak untuk dapat bisa bermain instrumen saja, tanpa ada ujian yang jelas. Apabila ada ujian, itupun dilakukannya sendiri tanpa ada persyaratan yang jelas. (catatan: Sekolah musik Duta Nada mengikuti ujian ABRSM/Royal dari London, UK. Semua penguji dikirim dari UK dan memberikan ijazah resmi dengan taraf internasional).

2. Sekolah musik memberikan pelajaran Praktek dan Teori
Biasanya kursus musik tidak memberikan pelajaran teori, tetapi hanya praktek saja. Apabila ada teori, itupun cuma asal lewat dan diberikan bersamaan dengan praktek dan tanpa buku.  Nah, sekolah musik sudah harus pasti memberikan pelajaran teori dan inipun mempunyai buku dan kurikulum khusus. Pelajaran teori diberikan dengan tujuan supaya murid bisa membaca not dengan baik. (catatan: sekolah musik Duta Nada memberikan pelajaran teori sesuai dengan ujian ABRSM. Ada buku khusus dan kurikulum khusus untuk pelajaran teori ini).

3.  Sekolah musik mengajarkan “making music” atau bermain musik dengan indah.
“Pokoknya asal bisa main musik”, ini adalah salah satu mantra dari kursus musik. Hal ini tidak akan terjadi pada sekolah musik. “Making beautiful music” adalah tujuan utama dari sekolah musik terhadap para murid. Sekolah musik yang baik tidak akan membiarkan murid bermain lagu secara mekanik dan tanpa perasaan. Yang benar adalah murid harus memainkan lagu sesuai dengan kemauan komposer, apabila lembut (piano) ya dimainkan dengan lembut penuh perasaan, dan apabila keras (forte) harus dimainkan dengan semangat.

Nah, anda sudah tahu bukan perbedaan yang nyata antara kursus musik dan sekolah musik? Maka itu, jangan salah memilih. Karena anda akan membuang waktu anak dan tentunya uang anda…..